728x90 AdSpace


  • Terbaru

    Minggu, 08 Juni 2014

    [Surat Untuk Capres 2014] Jadikan Kami Pelajar Indonesia yang Santun dan Berbudaya

                                                                                                         Sekayu, 07 Juni 2014


    Kepada YTH. Kedua Pasangan Capres dan Cawapres


    Di Tempat,


    Assalamualaikum Wr. Wb.


    Sebuah negara tidak bisa dipisahkan kaitannya dengan urusan pendidikan, seperti di negara kita Indonesia. Pemerintah telah menerapkan wajib sekolah 12 tahun dan bahkan di Provinsi saya Provinsi Sumatera Selatan Pemprovnya telah membuat sebuah kebijakan sekolah gratis. Namun, gratis disini banyak disalahgunakan oleh siswa itu sendiri. Mereka seakan tidak menghargai fasilitas tersebut dan malah menyebabkan mereka menjadi kehilangan motivasi untuk mereguk ilmu.


    Kepada Bapak Jokowi-JK dan Bapak Prabowo-Hatta saya ingin meminta supaya bapak nantinya jika terpilih bisa mewujudkan mimpi semua orang tua di Indonesia untuk memiliki anak yang unggul, anak yang berprestasi, dan anak yang berakhlak mulia. Tapi sebelumnya saya ingin menyampaikan bahwa bagaimana bapak-bapak sekalian bisa menjadikan kami para siswa menjadi santun sedangkan bapak-bapak sendiri belum memberikan contoh yang baik. Saya mengaku sangat terganggu dengan adanya upaya Black Campaign yang dilakukan 2 Tv Swasta, yang keduanya merupakan media kampanye kedua pasangan. Kami para siswa tidak ingin diracuni dengan hal yang demikian, karena hal yang demikian justru membentuk kami menjadi siswa yang tidak santun, menjadikan kami siswa yang bertata krama, Karena kenapa? Karena kami mendapat contoh dengan budaya saling serang dan budaya saling menjatuhkan satu sama lain.


    Kepada kedua pasangan saya juga ingin meminta supaya bapak-bapak sekalian mempunyai sebuah kebijakan agar siswa-siswa di Indonesia ini lebih bangga dengan budaya Indonesia sendiri ketimbang memuja-muja budaya bangsa lain. Sedih rasanya jika pemuda-pemudi indonesia lebih bangga menggunakan bahasa bangsa lain, lebih bangga berbusana ala bangsa lain, tapi ketika mereka diminta menggunakan batik mereka lah berpikir batik itu kuno dan batik itu tidak modern. Kepada kedua pasangan saya juga ingin menyampaikan kenapa bapak-bapak lebih bangga dengan baju kotak-kotaknya dan baju safarinya? Saran saya lebih baik bapak gunakan batik, saya berkeyakinan dengan hal itu bisa menghapus underestimate terhadap batik.


    Dan berikutnya saya juga ingin menyampaikan bentuk kekecewaan saya terhadap dunia pendidikan di Indonesia. Jikalau bapak-bapak nanti bapak terpilih saya mohon bapak-bapak tidak berlaku demikian. Saya kecewa dengan banyaknya para pejabat yang terjerat kasus korupsi, yang saya soroti itu dampaknya terhadap psikologis seorang siswa. Bagaimana bisa membentuk siswa yang santun, sedangkan para pejabat itu sendiri tidak memberikan contoh bersikap yang santun.


    Kepada bapak pasangan Prabowo-Hatta saya ingin menyampaikan selaku seorang siswa, saya tahu bapak bertipikal keras. Pak Prabowo jebolan Kopassus dan Pak Hatta asli Sumatera yang berciri khas keras. Yang ingin saya minta jika nantinya bapak-bapak yang terpilih bapak-bapak sekalian tidak menularkan sisi keras bapak-bapak kepada kami para siswa. Tapi yang kami minta bapak bisa menularkan sisi disiplin kepada kami agar mampu wujudkan siswa yang santun.


    Kepada bapak pasangan Jokowi-JK saya ingin menyampaikan selaku seorang siswa, saya tahu bapak berdua sudah kenyang dengan asam garam berpolitik, karena seperti kita ketahui Pak Jokowi sendiri saat ini sedang menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta dan Pak Jusuf Kalla adalah mantan wakil presiden kabinet Indonesia bersatu jilid 1. Tapi saya ingin meminta bahwa bapak jokowi tidak mengajarkan kami untuk lari dari tanggung jawab, karena saya pikir dengan bapak maju menjadi capres ini bapak seperti lari dari tanggung jawab terhadap Jakarta. Saya tidak ingin hal yang demikian malah dicontoh oleh para siswa.


    Demikialah surat aspirasi saya sebagai seorang siswa. Besar harapan saya gantungkan kepada kedua pasangan agar mampu wujudkan semua mimpi saya tersebut. Mohon Maaf bila ada kata yang kurang berkenan.


    Wassalamualaikum Wr.Wb.


    Hormat saya


    M. FAJRI NUGRAHA


    Siswa SMA Negeri 2 Unggul Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan


    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: [Surat Untuk Capres 2014] Jadikan Kami Pelajar Indonesia yang Santun dan Berbudaya Rating: 5 Reviewed By: Jingga Media
    Scroll to Top