728x90 AdSpace


  • Terbaru

    Rabu, 12 Agustus 2015

    [Peserta Lomba Menulis Surat] Maafkan Kami Jika Kami Keliru

    Kepada Indonesiaku. Selamat pagi Indonesia, selamat pagi bumi Pertiwi. Aku harap wajahmu masih berupa Merah Putih tanpa ternoda satu titik hitam meski sekecil apapun. Namun, aku rasa itu tidak bisa, dengan ribuan bahkan jutaan  gugusan pulaumu, dengan luasnya bentang lautmu, dengan hamparan hutan yang begitu megah, bahkan dengan banyak pula berdiri gunung gunung menjulang ke angkasa dan kini semua itu tercoret karena kami para manusia masih mementingkan ego seakan lupa akan nasibmu. Aku harap kekayaan itu benar benar masih terasa sangat Indah hingga anak cucu kelak, maafkan kami jika kami salah.

    Dengan banyak pula kesalahan yang kuperbuat padamu selama ini, bolehkah aku sedikit bercerita pada mu wahai Indonesiaku? Sebagai seorang pelajar aku seakan terombang ambing dalam carut marut kehidupan, seakan tidak memiliki jawaban atas kepastian. Aku harap pemerintah juga mendengarnya atau sekedar membaca rintihan hati dari pelajar awam seperti kami, kami bingung saat harus belajar tanpa buku karena buku untuk angkatan kamu belum tersedia, ya mungkin inilah nasib yang harus kami jalanani sebagai para pelajar angkatan pertama yang menggunakan kurikulum baru di negara ini. Bagiku dan teman satu kelas mungkin sedikit tidak masalah karena ada jaringan internet di sekolah dan sarana prasarana seperti laptop dan gadget atau smartphone yang disediakan oleh orang tua kami, namun aku sendiri tidak membayangkan bagaimana nasib mereka yang hidup dalam dunia yang serba pas-pasan. Belum lagi kami terombang ambing dengan kabar UN SMA tahun ajaran ini akan digelar entah itu Desember, Februari, Maret atau masih tetap seperti tahun tahun sebelumnya yaitu di bulan April, kami bingung harus ikut siapa. Kami juga takut akan terjadi kesalahan karena UN tahun ini akan ada dua jenis soal yaitu untuk kurikulum baru dan juga kurikulum yang lama, hal itu disebabkan persebaran kurikulum masih belum merata karena tidak semua sekolah siap menggunakan kurikulum yang baru ini. Kami hanya dapat berharap kapanpun UN dilaksanakan kami akan tetap siap meski harus dilaksanakan esok hari sekalipun. Belum lagi kami harus menggunakan sistem CBT (Computer-Based Test) atau tes dengan sistem komputer untuk UN yang akan kami hadapi, sejak dulu UN adalah monster bagi para pelajar. Dengan semua ini kami malah menjadi semakin bingung dan gugup, mungkin tujuan Pemerintah memang benar agar para siswa lebih berpikir maju dan kreatif. Namun, apa daya kami yang masih serba kekurangan dalam bidang study?.Aku harap Pemerintah lebih mematangkan lagi sistem Pendidikan di Negara ini, agar kelak tercipta putra putri bangsa yang siap mengabdi pada bangsa dan negara tercinta ini bukan malah memilih untuk mengabdi di tanah lain karena suatu sebab yang mungkin memang realistis. Maafkan kami jika kami keliru dalam berpresepsi namun kami hanya menyampaikan argumen untuk kemajuan bumi Pertiwi.

    Indonesiaku, Indonesiamu, Indonesia Kami, Kita Bangga Sebagai  Penduduk Negeri Indonesia Walau ada sekian banyak kekurangan atau keburukan yg tetap melekat di tanah air kita. Dengan semua desas desus yang ada aku tetap mencintaimu wahai Indonesia, meski dengan berjuta haru biru didalam perjalanan hidupmu. Terimakasih untuk setiap berkah kehidupan yang telah kau beri dari alam suburmu.




    Dwi Masruroh

    Siswi SMAN 3 Jombang Provinsi Jawa Timur
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    7 komentar:

    1. Artikelnya bikin merinding-merinding gimana gitu. The best and salut sama yang nulis

      BalasHapus
    2. Curhatanku soal pendidikan juga ada disitu.
      Penulisnya tau banget kayaknya soal masalah pelajar tentang pendidikan

      BalasHapus
    3. Makasih ? btw itung itung nyalurin yang ada di otak sama di hati

      BalasHapus
    4. Curahan untuk pendidikan masa kini, keren nih yang nulis

      BalasHapus
    5. arrikelnya bikin terharu,, kasihan yang mengikuti kurikulum 2013. semoga ada solusi dari pemerintah pendidikan di indonesia

      BalasHapus
    6. boleh di tempelin di mading sekolah ku ndak ?

      BalasHapus
    7. Adek tambah pinter nulis sekarang.. Sukses ya dek.. Mas sayang kamu dek.. :*

      BalasHapus

    Item Reviewed: [Peserta Lomba Menulis Surat] Maafkan Kami Jika Kami Keliru Rating: 5 Reviewed By: Jingga Media
    Scroll to Top