728x90 AdSpace


  • Terbaru

    Senin, 10 Agustus 2015

    [Peserta Lomba Menulis Surat] Sebercak Cahaya Untuk Indonesiaku

    Kepada Indonesiaku,

    Assalamu’alaikum wr.wb

    Salam sejahtera bagi kita semua

                Senang saya bisa menulis surat kedua ini. Nama saya Dwi Setyo S, seorang anak bangsa yang tinggal diantara perbatasan Madiun dan Magetan, tetapi bersekolah di Ngawi. Aneh bukan?, itulah hidup saya. Kali ini saya sebagai masyarakat Indonesia sangat senang dan bangga terhadap bangsa Indonesia yang saling membantu satu sama lain. Rasa syukur saya panjatkan kepada Tuhan YME karena berkat-Nya, anak Indonesia diberkahi sebercak cahaya dari tangan malaikat manusia. Senang bisa melihat mereka tertawa, bercanda gurau dengan teman-temannya. Sebercak cahaya dari orang yang peduli dengan Indonesia mampu membuat mereka mengembalikan semangat dan cita citanya.

                Munculnya komunitas yang membantu dan bersimpati terhadap nasib anak bangsa mampu membuat saya terharu. Mereka memiliki komunitas yang sangat dijadikan tumpuan oleh anak bangsa. Tapi anehnya, mereka melakukannya dengan rasa ikhlas. Kenapa saya bilang aneh?. Di jaman modern seperti sekarang ini, kita sulit menemukan seseorang yang masih memiliki hati bagaikan malaikat. Tetapi di jaman modern ini, kita sangat mudah menemukan seseorang yang penuh dengan kamuflase belaka. Dengan menulis surat yang kedua ini, saya berharap akan lebih banyak melihat malaikat-malaikat yang lahir di negeriku ini. Saya sangat optimis dengan adanya komunitas-komunitas yang memiliki pengaruh positif bagi anak bangsa. Komunitas inilah yang bisa kita harapkan demi kemajuan Indonesia. Mereka mendirikannya dengan sepenuh hati, tanpa melihat keadaan mereka sendiri. Tak jarang mereka harus merogoh uang mereka sendiri untuk membantu anak Indonesia, karena komunitas ini yakin anak Indonesia inilah yang bisa meneruskan dan memperjuangkan apa yang sekarang mereka lakukan. Banyaknya komunitas belajar bagi anak Indonesia yang kurang beruntung ini, menggugah hati saya untuk menciptakan komunitas belajar yang sama. Saya sangat mengapresiasi kerja keras komunitas-komunitas yang bergerak dan ada untuk anak Indonesia. Mereka memiliki kemampuan yang hebat dalam mendirikan sebuah komunitas yang patut untuk di tiru bagi kalangan anak muda Indonesia. Seharusnya kita mencontoh komunitas yang dapat berguna bagi bangsa kita sendiri, bukan menciptakan komunitas yang lebih memperburuk nasib bangsa kita ini. Orang tua memiliki harapan besar untuk kita semua, jangan sia-siakan apa yang orang tua kita inginkan. Komunitas yang dibangun untuk bangsa kita, harus kita dukung dengan kemampuan yang kita miliki. Tetapi masih ada pihak-pihak yang tidak bisa memahami keadaan ini. Komunitas ini dibangun oleh individu yang bekerja sama dengan individu lainnya. Tapi tak ada sekali nama pemerintah yang ikut andil dalam kegiatan komunitas ini. Komunitas-komunitas ini merintis kegiatannya sendiri dengan kemampuan yang mereka miliki, saya tidak tahu apa yang dilakukan pemerintah ?. Apakah mereka sengaja diam dan membisu, atau mereka tak mampu melihatnya karena didepan mereka sudah ada setumpuk kertas berwarna yang sangat berharga apabila harus digunakan untuk kegiatan yang sia-sia.

                Pemerintah seharusnya percaya akan kemampuan anak Indonesia, meskipun mereka berasal dari kalangan ekonomi kurang beruntung. Saya rasa pemerintah berfikir kalau mereka tidak patut untuk dijadikan tumpuan generasi Indonesia selanjutnya. Tapi itu semua salah!, mereka memiliki kemampuan yang jauh lebih besar daripada anak yang sering merengek dihadapan orang tuanya. Mereka anak Indonesia yang hebat, kuat dan berani. Komunitas belajar ini mampu membuat mereka menumbuhkan rasa semangatnya. Komunitas ini harus dibantu, bukan hanya diperalat saja. Komunitas ini sudah bagaikan cahaya harapan untuk anak bangsa. Apakah yang dapat pemerintah lakukan untuk mereka?. Di umur Indonesia yang ke 70 ini, saya rasa umur ini sudah cukup untuk membuat anak Indonesia bisa tersenyum kembali seperti sedia kala. Pemerintah harus melihat dan memahami hal ini dengan serius. Pemerintah jangan hanya mencari pencitraan saja. Komunitas ini ada untuk anak Indonesia. Komunitas ini dibuat untuk menyelamatkan anak Indonesia. Pemerintah seharusnya menjadi sinar yang memiliki pasokan cahayanya untuk kehidupan bangsa.Saya rasa komunitas ini tidak akan mampu bertahan lama apabila pemerintah tidak mendukungnya. Padahal mereka sudah memberikan tenaga dan pengorbanannya untuk anak Indonesia. Dukung mereka !!!

    Pemerintah negeriku, tolong dengarkan rintihan suara mereka. Berikanlah harapan untuk mereka, semoga Anda mendengarnya. Sekian surat saya, saya meminta maaf apabila surat saya ini memiliki kesalahan dalam tutur bahasa karena saya hanya ingin mengungkapkan isi hati saya. Pesan saya, Majukan anak Indonesia karena anak Indonesia Bisa !!!!.

    Wassalamualaikum wr. Wb

    Dari,

    Dwi Setyo S

    Siswa SMAN 2 Ngawi Provisnsi Jawa Timur
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: [Peserta Lomba Menulis Surat] Sebercak Cahaya Untuk Indonesiaku Rating: 5 Reviewed By: Jingga Media
    Scroll to Top